m88


Maraknya Sponsor Betting Asia di Premier League

Mau tidak mau, suka tidak suka, kekuatan uang telah mengubah wajah sepakbola dunia, khususnya Eropa. Olahraga kulit bundar, yang diklaim punya penggemar terbanyak di seluruh dunia, kini telah berubah menjadi industri besar yang melibatkan ratusan atau bahkan ribuah profesional di tiap musim kompetisi.

Imbasnya tentu klub-klub besar jadi punya lebih banyak pemasukan lewat kesepakatan sponsor bernilai kakap. Manchester United kabarnya dibayar Adidas senilai 750 juta pounds, untuk meninggalkan apparel Nike, yang sudah menemani selama 13 tahun. Dengan dana sebesar itu, Setan Merah bisa memperbaiki infrastruktur latihan, merekrut lebih banyak pemandu bakat, atau bahkan mendaratkan pemain bintang seperti Thomas Muller dan Neymar. Lantas, bagaimana dengan tim-tim yang lebih kecil? Tentu, mereka juga mendapat pemasukan dari sponsor, meski nilainya tak sebesar yang didapat United tadi. Namun menariknya, tak jarang sponsor tersebut berasal dari rumah taruhan atau betting asal benua Asia.

Di Premier League, liga yang konon musim ini memecahkan rekor lantaran 20 kontestannya mendapatkan total guyuran dana dari sponsor mencapai 222,85 juta poundsterling, nama-nama dari industri judi menjadi yang paling sering muncul di depan jersey masing-masing klub.

Ambil contoh West Ham. Tim yang bermarkas di Upton Park ini menerima dana segar 6 juta pounds selama semusim dari Betway. Nilai ini memang tak ada apa-apanya dibanding United, yang mendapat 74 juta pounds dari Chevrolet. Namun demikian, pemasukan sponsor The Hammers termasuk lebih tinggi dari klub EPL lain yang memasang logo perusahaan judi di seragam kebanggaan mereka.

Selain tim besutan Slaven Bilic tersebut, masih ada Aston Villa dengan Dafabet, Crystal Palace & Bournemouth dengan Mansion, Stoke City dan Bet365, serta Watford dan 138.com. Masing-masing menerima rata-rata 5 hingga 3 juta poundsterling per tahun. Sementara The Cherries jadi klub dengan pemasukan terkecil lewat sponsor betting, yakni sebesar 750.000 pounds.

Eksistensi industri judi di sepakbola sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Pasalnya, permainan 'iseng-iseng berhadiah' memang erat kaitannya dengan duel 11 vs 11 di atas lapangan. Di Inggris saja misalnya, apapun bisa dijadikan bahan taruhan. Mulai dari skor akhir, jumlah lemparan ke dalam, bahkan hingga kemungkinan seorang manajer dipecat, atau kedatangan pemain anyar.

Tak heran jika sponsor dari sektor betting lantas dengan mudah mempenetrasi dunia sepakbola Eropa. Bahkan tak main-main, laman judi bwin sempat mencatat rekor salah satu kontrak sponsorship termahal dengan Real Madrid senilai 16,8 juta pounds per tahun, kala mereka menyepakati kerja sama selama 48 bulan pada 2007 silam. Nilai tersebut termasuk tertinggi ke-5 dalam peringkat yang dirilis oleh The Telegraph.

Namun meski menawarkan aliran dana yang lumayan, di sisi lain, sponsor betting juga memberikan dilema tersendiri.

Ditinjau dari sudut pandang moralitas, tim yang disokong oleh rumah judi bisa jadi akan dianggap mendukung praktik perjudian atau setidaknya berpotensi ditunggangi oleh kepentingan sponsor yang mendukung mereka. Patut diingat bahwa bobroknya sepakbola Italia belakangan ini tak terlepas dari skandal-skandal pengaturan skor - demi keuntungan bandar maupun mafia judi.

Oleh karena itu bisa dipahami mengapa klub-klub top Eropa dalam beberapa musim belakangan jarang menggandeng perusahaan judi sebagai sponsor utama. Andai memang ada, nama sponsor tersebut biasanya hanya akan muncul di papan iklan di pinggir lapangan atau spot-spot tertentu di markas latihan. Contohnya United yang sempat menggandeng Betfair pada 2010 silam.

Namun harus diingat juga bahwa masuknya unsur judi sebagai pihak sponsor juga mendapatkan pengawasan yang ketat di Eropa. Di Premier League contohnya, Gambling Act mengatur bahwa klub kontestan dilarang mencantumkan logo rumah taruhan yang bukan anggota EEA atau masuk Gambling Commition White List.

Lantas bagaimana dengan kita sebagai penggemar? Semuanya kembali pada pribadi masing-masing. Jika memang sreg dengan keberadaan sponsor judi atau bahkan ikut meramaikan dengan memasang taruhan boleh-boleh saja. Namun jika Anda merasa tak nyaman dan bersiap berpindah klub, juga tak dilarang. Terserah!

Sports m88